| |
Apa Itu Kasih Kristiani? (III)
Kasih yang Harus Setimpal
Keseimbangan dalam kasih itu bertalian dengan menjaga agar semua setimpal. Namun, mencari keseimbangan itu sama seperti hendak menjangkau bintang yang jauh sekali dari kita.
Dalam Efesus 5:25, Paulus mengatakan, "... kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat...." Nasihatnya membatalkan usaha untuk memelihara keseimbangan dalam kasih. Saya tidak dapat membayangkan bahwa Tuhan mengasihi umat-Nya seperti itu. Puji Tuhan, Ia tidak pernah menerapkan prinsip keseimbangan kasih semacam itu kepada saya.
Hanya kasih tanpa syarat -- kasih yang tidak ambil pusing dengan ketidakseimbangan dalam pernyataan kasih -- yang dapat mengakhiri prinsip kasih yang setimpal.
|
|
Seperti Yohanes menuliskan, "Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita," bukan "kita mengasihi agar semua itu setimpal."
Dalam bentuk apa pun kasih itu muncul, kasih yang bersyarat bukanlah kasih kristiani. Kasih kristiani berdasarkan kasih Tuhan yang tidak bersyarat kepada umat-Nya, yakni kasih yang diulurkan-Nya kepada kita, walaupun kita memusuhi Dia (Kolose 1:21-22).
Ringkasan
Kasih yang diamalkan oleh orang Kristen hendaklah kasih tanpa syarat. Kasih yang memilih, mendorong kita untuk hanya mengasihi orang-orang yang serupa dengan kita. Kasih yang menguntungkan, mendorong kita untuk mengasihi sesama bila kita melihat bahwa kasih yang kita tanamkan itu membuahkan hasil atau balasan. Kasih yang berhati-hati, berusaha melindungi kita dari sesuatu yang menyakiti hati kita atau dari kekecewaan. Kasih demi pemuasan diri, hanya mengutamakan kebutuhan kita akan pemuasan diri. Kasih yang dipakai sebagai sarana untuk mengubah kelakuan orang yang kita kasihi, berarti menggunakan kasih sebagai ganjaran atau hukuman. Kasih yang harus seimbang, berusaha agar segala sesuatu seimbang, tidak pernah memberikan lebih banyak atau lebih sedikit kepada orang yang kita kasihi. Semua ini adalah bentuk kasih yang menyimpang dari kasih kristiani. Kasih kristiani, sama seperti kasih Tuhan, adalah kasih tanpa syarat. –selesai- (c3i.sabda.org)
|
|