ABOUT US RATE CARD CREW CONTACT US    
 
 
Untuk Media Player Lain ;
 
Counselor 1   
Counselor 2    
Telepon (021) 5565-1350
 
 


 

 

Layak Jadi Pemimpin (I)

Dari sekian banyak pemimpin yang ada di dunia ini, pastilah ada pemimpin yang mengendalikan suatu organisasi besar dan mampu merangkul begitu banyak pengikut, tapi ternyata tidak memiliki karakter. Mereka mampu memberikan perintah dengan jelas. Mereka menunjukkan keberanian dan kemampuan. Dan mereka bahkan mau menerima nasihat orang lain. Kepemimpinan mereka berhasil dan sukses, namun apakah tampuk kepemimpinan itu sanggup bertahan lama?

Anda memang dapat memimpin tanpa memiliki karakter. Kendatipun begitu, karakter menentukan apakah seorang pemimpin itu layak diikuti. Integritas tidaklah diperlukan bila Anda bisa dengan mudah membujuk orang-orang untuk mengikuti Anda. Namun, bila Anda ingin memenangkan respek dari para pengikut Anda, integritas mutlak dibutuhkan. Karunia dan keteguhan hati bisa pula menunjukkan kemampuan Anda, tetapi karakter Andalah yang menjadi milik pusaka Anda.

Studi-Studi Pendukung

Penulis James Kousez dan Barry Posner melakukan survei terhadap hampir 1.500 manajer dari berbagai negara. Mereka mengajukan pertanyaan seperti ini: "Dari pemimpin Anda, karakter, nilai, atau ciri apa yang paling Anda kagumi?" Dengan kata lain, apa yang membuat seorang pemimpin layak diikuti?

Lebih dari 225 karakter, nilai, dan ciri berhasil teridentifikasi. Kesemuanya itu dikelompokkan menjadi lima belas kategori utama. Ternyata, lima karakter yang paling banyak diharapkan orang dari pemimpinnya adalah "integritas," "jujur," "dapat dipercaya," "memiliki karakter," dan "memiliki pendirian."

Studi lain yang dilakukan di Universitas Santa Clara dan beberapa perusahaan dalam seminar berantai selama dua tahun, melibatkan lebih dari 2.600 manajer tingkat atas. Mereka diminta mengisi daftar karakteristik atasan mereka. Hasilnya, "kejujuran" menempati posisi teratas, disusul oleh "kemampuan", "kecerdasan", dan "membangkitkan inspirasi".

Hasil studi yang dilakukan Korn/Ferry International bekerja sama dengan Columbia Graduate mendukung temuan-temuan di atas. Dengan melakukan survei terhadap lebih dari 1.500 eksekutif tingkat atas di dua puluh negara, fokus survei tersebut terletak pada strategi pertumbuhan, bidang keahlian, dan karakteristik seorang pemimpin yang ideal. "Etika" menempati posisi yang tertinggi, atau dengan kata lain pemimpin yang diharapkan adalah yang tak bercela.

Ujian di Puncak Kepemimpinan

Sesungguhnya, sebagai pemimpin Anda dinilai bukan dari ke mana Anda mengarahkan orang-orang yang mengikut Anda, tapi lebih berdasarkan bagaimana Anda mengarahkan mereka. Mereka akan selalu memperbincangkan karakter Anda sebagai seorang manusia, bukan hanya keahlian memimpin yang Anda miliki. Mereka yang memutuskan untuk mengikut Anda berharap Anda memiliki kepribadian yang lebih baik daripada mereka. Karena alasan inilah, karakter memiliki peran yang sangat signifikan dalam kepemimpinan. (bersambung)