ABOUT US RATE CARD CREW CONTACT US    
 
 
Untuk Media Player Lain ;
 
Counselor 1   
Counselor 2    
Telepon (021) 5565-1350
 
 


 

 


Apa Itu Kepemimpinan Kristen? (II)

APAKAH ADA KUALITAS DASAR?

Kalau begitu, apakah ada kualitas dasar yang dimiliki oleh semua pemimpin pada tingkat tertentu? Para pengamat pemimpin, dan mereka yang pernah menjadi pemimpin, tampaknya menunjukkan sejumlah sifat yang universal. Beberapa sifat tersebut bersifat keturunan atau berkaitan erat dengan lingkungan khusus. Yang lainnya adalah sifat yang dipelajari. Dedikasi tanpa pamrih adalah hal pertama yang dikemukakan oleh Jenderal Eisenhower.

Dalam diri seorang pemimpin ada keyakinan terhadap apa yang sedang dilakukannya, sasaran yang ingin diraihnya, alasan yang didukungnya, yang melampaui pribadinya. Ia bahkan bersedia mengorbankan dirinya untuk menyelesaikan tugasnya. Ini membutuhkan keberanian. Bertahan walaupun menghadapi berbagai rintangan yang nyata, membuat keputusan dengan informasi yang tidak memadai, mempertaruhkan reputasi dan kesejahteraan materi, membutuhkan keberanian yang didasarkan pada keyakinan. Sebagian besar dari keberanian ini akan menampakkan dirinya dalam ketegasan mengambil keputusan. Keputusan harus diambil. Orang lain boleh bimbang, namun pemimpin membuat keputusan dan melaksanakannya. Kepemimpinan membutuhkan kemampuan persuasif. Bila orang-orang mau ikut, mereka harus diyakinkan bahwa sasaran dan aspirasi pemimpin layak untuk memperoleh dedikasi mereka dan dimotivasi untuk mencobanya.

Yang menarik, hampir ada kesepakatan yang universal bahwa para pemimpin yang paling menonjol mempunyai kerendahan hati yang membuat mereka bersedia menerima tanggung jawab atas kegagalan dan juga keberhasilan. Sampai pada tahap ini kita membicarakan kualitas yang mungkin dimiliki oleh siapa saja dalam bidang apa saja. Tetapi bagi sebagian besar situasi kepemimpinan, harus ada kecakapan; orang tersebut harus mempunyai kecakapan dalam bidang yang sedang dikerjakannya.

Tanpa kecakapan hanya sedikit peperangan yang akan dimenangkan, tidak akan ada kapal laut yang berlabuh, tidak akan ada organisasi (Kristen ataupun yang lain) yang bertahan lama. Tentu saja kecakapan, membutuhkan kecerdasan dan kreativitas sampai pada tingkat mana pun yang dibutuhkan. Banyak orang berpikir bahwa para pemimpin mempunyai kepribadian atau karisma yang hebat. Baik pengamatan pribadi maupun sedikit penelitian akan segera memperlihatkan kepada Anda bahwa "kepribadian" bukanlah salah satu kualitas dasar. Ada pemimpin yang pribadinya hangat dan ramah. Ada juga yang dingin dan tidak ramah, dan ada juga yang sangat dikenal oleh umum karena gaya mereka, dan mereka yang pendiam.

Para pemimpin juga tidak dapat digolongkan berdasarkan cara mereka mengerjakan tugas mereka. Ada berbagai gaya kepemimpinan yang berbeda - diktator, otokrasi, penuh kebajikan, demokrasi. Beberapa orang memimpin melalui teladan. Yang lain memimpin dengan mengacu kepada acus orang banyak. Beberapa pemimpin adalah orang-orang pemecah masalah yang bekerja dengan baik dalam kelompok. Yang lainnya mungkin membanggakan diri mereka atas kemampuan mereka dalam mengambil keputusan dan bersukacita dengan keputusan pribadi yang dibuat dengan cepat. Dalam masyarakat yang kompleks di mana sebagian besar dari kita bekerja, mereka yang memegang posisi kepemimpinan. dalam organisasi yang dinamis telah belajar menyesuaikan gaya kepemimpinan mereka pada situasi tersebut.

BAGAIMANA MENEMUKAN PEMIMPIN YANG BAIK

Bila Drucker benar, bila kepemimpinan "tidak dapat diajarkan atau dipelajari", lalu apakah yang dapat kita lakukan untuk menemukan, mempersiapkan, dan memilih pemimpin yang terbaik? Jawabannya terletak dalam pembentukan organisasi yang mendorong dan mempromosikan kualitas-kualitas dasar ini. Kepemimpinan berkaitan erat dengan situasi.

Kepemimpinan adalah kombinasi antara pemimpin yang tepat yang memimpin kelompok yang tepat dalam serangkaian situasi yang tepat. Pemimpin yang paling kompeten adalah pemimpin yang dapat meneruskan kepemimpinannya dalam sejumlah situasi dalam arti yang paling luas. Apakah Anda ingin menarik dan memupuk pemimpin yang baik? Bangunlah di dalam organisasi Anda sasaran dan tujuan yang membutuhkan dedikasi dan keberanian. Tentukanlah standar perilaku, tanggung jawab, dan kinerja yang tinggi. Perlihatkan rasa hormat kepada seseorang dan pekerjaannya. Ciptakanlah iklim di mana pemimpin yang baik akan terlihat dan dipupuk.

Sekali iklim tersebut hadir, pemimpin-pemimpin yang baik akan mulai mengidentifikasi diri mereka. Pada saat itulah latihan dapat dimulai. Sebagaimana yang kami katakan sebelumnya, pemimpin harus mempunyai kecakapan yang memadai di bidang mereka. Bila seseorang harus memikul tanggung jawab yang lebih luas, ia harus memperoleh latihan khusus yang diperlukan. Hal ini dapat diperoleh secara formal melalui pendidikan akademis lanjutan atau latihan kerja. Bila dipilih latihan kerja, maka harus diperhatikan bahwa baik orang tersebut maupun pengawas mengerti tujuan-tujuan (yang dapat diukur) dari latihan tersebut.

Ini tidak berarti bahwa karena seseorang menonjol secara teknis, maka dengan sendirinya ia adalah pemimpin. Menaruh seseorang yang cakap secara teknis dalam kedudukan pemimpin sementara orang tersebut bukan pemimpin hanya akan membuktikan kebenaran "Setiap orang pada akhirnya sampai kepada tingkat ketidakmampuannya". (bersambung)